Skip to content

Pertanian, Prioritas yang Perlu Dioptimalkan

17 Januari 2010

BUPATI Ponorogo H. Muhadi Suyono, SH, M.Si mengungkapkan, pembangunan sektor pertanian secara luas menjadi salah satu prioritas di wilayahnya, selain juga merupakan prioritas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program revitalisasi pertanian. Sektor pertanian merupakan tameng atau perisai perekonomian nasional dalam menahan guncangan ekonomi global karena pertanian lebih merupakan perekonomian rakyat. Selain itu, membangun sektor pertanian secara luas juga merupakan upaya menjaga ketahanan pangan.

Pembangunan menyeluruh di sektor pertanian itu meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) para penyuluh dan petani, serta pengenalan teknologi baru di bidang budidaya dan mekanisasi pertanian. Tidak ketinggalan pula usaha-usaha yang berwawasan agrobisnis dan agroindustri juga terus dipacu guna meningkatkan kesejahteraan petani dan pekerja di bidang pertanian.

Menurut Bupati H. Muhadi Suyono, respons masyarakat di Kabupaten Ponorogo untuk bidang pertanian ini sangat baik. ‘’Terjadi perkembangan yang signifikan. Petani juga mulai berusaha dan mengembangkan komoditas-komoditas yang mempunyai nilai ekonomi tinggi berupa hortikultura, ternak maupun perkebunan dan perikanan,’’ katanya menjelaskan.

Untuk tanaman pangan, khususnya padi, Kabupaten Ponorogo yang merupakan daerah penyangga beras Provinsi Jawa Timur mengalami surplus 125.382 ton (49,98 persen) dari produksi 250.882 ton pada tahun 2008. Jagung juga menjadi salah satu komoditas andalan petani dengan luas areal 29.626 hektare dan produksi 150.509 ton pada tahun 2007.

Sementara untuk tanaman kedelai, masyarakat Ponorogo juga patut berbangga karena memiliki dua varietas unggul lokal, Gepak Kuning dan Gepak Ijo yang telah mendapatkan sertifikat pendaftaran varietas lokal Nomor 64/PV/2008 tanggal 9 Desember 2008 (kedelai varietas Gepak Kuning) dan Nomor 63/PV/2008 tanggal 9 Desember 2008 (kedelai varietas Gepak Ijo).

‘’Komoditas perkebunan seperti kakau, nilam, cengkeh, dan janggelan juga terus dikembangkan oleh petani karena mempunyai prospek pasar yang baik di mancanegara,’’ ujar Bupati H. Muhadi Suyono.

Sedangkan di bidang industri dan perdagangan, salah satu sektor yang berkontribusi sangat signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, juga terus dipacu serta digalakkan. Bupati H. Muhadi Suyono optimistis, pada akhir tahun 2010, perekonomian di Ponorogo akan lebih baik dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya. Hingga November 2008, tercatat pertumbuhan ekonomi regional Kabupaten Ponorogo terus meningkat mencapai 5,4 persen.

Untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi itu, demikian Bupati H. Muhadi Suyono, Pemerintah Kabupaten Ponorogo semakin intens melancarkan berbagai program, di antaranya, menumbuhkan wirausahawan baru hingga tercapai target 16.000 orang pada 2009 dari jumlah wirausahawan baru yang hanya 4.000 orang pada 2007.

Jika target tersebut terpenuhi, diharapkan perekonomian tidak terpusat hanya di Kota Ponorogo, tetapi menyebar hingga ke pelosok-pelosok desa. Proses pemerataan itu sudah, sedang, dan akan terus berjalan. Saat ini pun dampak positifnya memang sudah terasa di berbagai desa. Pemerataan ekonomi ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ponorogo dari 5,4 persen pada November 2008 menjadi lebih dari 6 persen pada 2010. 

Dengan demikian, tutur Bupati H. Muhadi Suyono berharap, ‘’Ponorogo tidak lagi dikategorikan sebagai Kota Kecil, tetapi paling tidak di Jawa Timur ini sudah masuk kategori Kota Menengah. Salah satu bukti bahwa pemerataan ekonomi di Ponorogo diupayakan dengan maksimal adalah diterimanya penghargaan Otonomi Award dari Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi sebagai daerah yang menonjol di bidang pengembangan ekonomi.’’

Di sisi lain, pengembangan koperasi juga menjadi salah satu upaya untuk lebih memberdayakan ekonomi rakyat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus mendorong dan membina koperasi-koperasi, sehingga benar-benar bisa berperan sebagai pendorong perekonomian rakyat. Jelas bukan lagi sekadar wacana mengingat untuk koperasi ini Kabupaten Ponorogo telah mendapatkan pengakuan berupa penghargaan Bhakti Koperasi dan UKM dari Menteri Negara Koperasi dan UKM pada 2008.

Samsul I Ponorogo-Jakarta

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: