Skip to content

Jendela untuk Masa Depan

21 Februari 2010

PERPUSTAKAAN SINTONG BINGEI

Perpustakaan Sintong Bingei

Kota Pematang Siantar bisa disebut sebagai miniaturnya Republik Indonesia. Hampir seluruh suku di Indonesia bisa dijumpai di kota wilayah Sumatera Utara (Sumut) ini dan hidup rukun berdampingan.

Selain itu, Kota Pematang Siantar juga bisa disebut sebagai Kota Pendidikan menilik cukup banyak tokoh dari kota ini yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Salah satunya adalah almarhum H. Adam Malik, yang semasa hidupnya dikenal sebagai wartawan dan diplomat ulung yang juga berhasil menduduki kursi Wakil Presiden semasa Presiden Soeharto.

Menyadari potensi itu, ketika (almarhum) Drs. Zulkifli Harahap menjadi Wali Kota Pematang Siantar, berbagai upaya serius dan gebrakan luar biasa untuk menjadikan Pematang Siantar sebagai Kota Pendidikan pun dipacu. Salah satunya adalah mengumpulkan para pengusaha di daerah dan meminta mereka berpartisipasi mewujudkan program menjadikan Pematang Siantar sebagai Kota Pendidikan itu.

Jika dihitung mundur dari sekarang, peristiwa penting itu terjadi sekitar 17 tahun silam. Atas permintaan Wali Kota Zulkifli Harahap, cukup banyak tokoh pengusaha yang tergerak dan proaktif mewujudkan cita-cita menjadikan Pematang Siantar sebagai Kota Pendidikan itu. Salah satu pengusaha itu adalah Sintong Bingei, pemilik pabrik rokok PT. Sumatra Tobacco Trading Company (PT STTC).

Bahkan Sintong Bingei tidak hanya mendukung, tetapi juga berinisiatif dan langsung beraksi sendiri dengan membangun sebuah perpustakaan umum di Jalan Merdeka, persisnya di samping depan Kantor Wali Kota Pematang Siantar. Pembangunan perpustakaan itu disambut antusias seluruh elemen masyarakat.

Hingga kini perpustakaan umum yang dinamai Perpustakaan Sintong Bingei itu telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Pematang Siantar dan kota-kota di sekitarnya untuk menambah ilmu dan wawasan. Lokasi perpustakaan itu juga sangat strategis, sehingga mudah dijangkau masyarakat.

Untuk mempertahankan keberadaan dan asas manfaatnya itu, baru-baru ini bangunan Perpustakaan Sintong Bingei kembali direhab oleh PT STTC. Beberapa bagian bangunan yang mulai rusak diperbaiki.

Koleksi buku juga ditambah. Dengan demikian, diharapkan oleh PT STTC bahwa Perpustakaan Sintong Bingei tetap memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat Pematang Siantar khususnya, serta khalayak umum.

J. Damanik, warga Kota Pematang Siantar, mengaku sangat bangga mendapati Perpustakaan Sintong Bingei tetap eksis hingga sekarang. ‘’Kita jelas bangga karena tokoh pengusaha STTC telah memperlihatkan perhatiannya untuk peningkatan pendidikan di daerah ini,’’ ujarnya.

Damanik berharap berbagai fasilitas di Perpustakaan Sintong Bingei juga bisa dimanfaatkan oleh para pelajar. Kepada Pemerintah Kota Pematang Siantar, dia menyarankan peningkatan yang berkelanjutan atas fungsi perpustakaan itu sebagai sarana untuk menciptakan masa depan serta ikhtiar melahirkan generasi penerus bangsa yang berwawasan dari Kota Pematang Siantar. Semoga lahir Adam Malik-Adam Malik baru dari kota ini.

M. Said Nasution I Simalungun

Sumber : Nusantara – Tabloid Forsas / Edisi 9 – Februari 2010

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: