Skip to content

Kota Payakumbuh Bangga Jadi Tuan Rumah HKSN

21 Februari 2010

Menko Kesra Agung Laksono melambaikan tangan didampingi Mensos Salim Segaf Al-Jufrie

Akhir September 2009 lalu, perhatian dunia tertuju ke Sumatera Barat (Sumbar), khususnya Kota Padang dan sekitarnya, akibat guncangan dahsyat gempa yang memakan cukup banyak korban jiwa dan benda. Kepedihan masyarakat Sumbar pun sedikit terobati ketika puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2009 dipusatkan di GOR Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, pada Selasa 22 Desember lalu.

Meskipun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal menghadiri acara tersebut karena kesibukannya, gereget acara tidak berkurang. Derasnya guyuran air hujan yang menyiram Kota Payakumbuh tidak membuat antusiasme masyarakat susut. Alhasil, Menko Kesra Agung Laksono pun bisa tetap sumringah memimpin jalannya acara.

Bahkan Menko Kesra Agung Laksono memuji peringatan HKSN yang sukses dan lancar. ‘’Ini membuktikan Kota Payakumbuh mampu melaksanakan kegiatan bertaraf nasional,’’ ujarnya.

Soal nilai sosial, Agung Laksono mengatakan bahwa sejak lama Indonesia memiliki nilai hakiki, yaitu kepedulian sosial. Oleh karena itu, ditambahkan oleh Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al-Jufrie, setiap terjadi kesusahan masyarakat Indonesia selalu turut datang membantu saudaranya.

Penyematan PIN oleh Agung Laksono

Kemeriahan peringatan HKSN 2009 semakin terasa oleh penampilan taruna siaga bencana (Tagana) Indonesia yang memperagakan penanganan bencana secara sistematis. Tampil pula marching band PT Semen Padang yang dikawal langsung oleh Direktur Utamanya, Endang Irzal. Gerimis yang membasahi bumi Kota Batiah ini sejak subuh tidak mengurangi kemeriahan event nasional tersebut.

Antusiasme warga dan siswa menyambut Menko Kesra dan Mensos di pusat kota sangat luar biasa. Ribuan pelajar dengan bendera merah putih mini dari kertas di tangan, melambai ke arah rombongan menteri di pinggir jalan yang dilewati.

Sebelum memasuki lokasi acara, rombongan disambut tarian persembahan dari para pelajar SLTA Payakumbuh. Rombongan didampingi Gubernur Sumbar Marlis Rahman, Wali Kota Payakumbuh H. Josrizal Zain, Wakil Wali Kota H. Syamsul Bahri, Ketua DPRD Payakumbuh Wilman Singkuan, anggota Muspida Sumbar, serta sejumlah pejabat Eselon I di jajaran Kementerian Sosial.

Pemberian penghargaan kepada Karang Taruna Berprestasi

Sebelum memulai pidatonya, Agung Laksono menyampaikan maaf Presiden SBY kepada warga Sumbar atas ketidakhadirannya ke Payakumbuh ini. ‘’Agenda Pak SBY sangat padat sekali di Jakarta, sehingga beliau berhalangan hadir di sini. Dan beliau meminta permohonan maaf dari warga Sumbar,’’ ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada para pengusaha, organisasi atau badan yang telah berjasa di bidang usaha sosial, karang taruna berprestasi, serta organisasi sosial dan pekerja sosial masyarakat yang berprestasi di tingkat nasional. Penghargaan diserahkan oleh Mensos Salim Segaf Al-Jufrie.

Sebelum menyerahkan piagan tersebut, Mensos mengatakan, peringatan HKSN hendaknya dilakukan bukan sekadar sebagai kegiatan seremoni, namun juga mampu menjadi sebuah solidaritas yang nyata dengan membantu antarsesama. ‘’HKSN jangan jadi seremoni, tapi bukti bahwa solidaritas kita tak luntur di tengah bencana yang melanda. Bencana justru memperkuat solidaritas nasional,’’ ucapnya menegaskan.

Dia menambahkan, HKSN sangat penting karena mengingatkan bangsa dan rakyat Indonesia pada momentum 20 Desember 1948 silam ketika seluruh rakyat mendukung pembebasan Ibu Kota Yogyakarta dari serangan kolonial Belanda. Sekaitan dengan itu, dia melihat dengan semangat pembebasan Yogyakarta, peringatan HKSN ini hendaknya mampu menjadi sumber semangat untuk menggelorakan solidaritas nasional antarsesama anak bangsa.

Dalam rangka HKSN ini, demikian Mensos, dilakukan pula rehabilitasi sebanyak 1.100 rumah tidak layak huni, pembangunan WC untuk 1.000 rumah, bantuan usaha produktif bagi penyandang catat/anak telantar senilai Rp 554 juta, serta gerakan nasional donor darah. Kegiatan rehabilitasi ribuan rumah tak layak huni itu dilaksanakan TNI.

Atraksi Tagana

Berkaitan dengan penghargaan itu, Ketua Karang Taruna Bhakti Utama, Kelurahan Tanjuang Pauah, Payakumbuh Barat, Ipda Apriman Sural, mengaku sangat gembira dan terharu karang taruna yang dipimpinnya meraih penghargaan nasional. ‘’Terima kasih, Pak Menteri. Semoga penghargaan ini membuat kami makin berbuat di tengah masyarakat,’’ ujarnya.

Apriman Sural sehari-hari berdinas di Satlantas Polresta Payakumbuh . Namun dia selalu berusaha menggali kreativitas pemuda di tempat tinggalnya. Akhirnya, beragam kegiatan pemuda sampai ekonomi kerakyatan dihidupkannya.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh H. Josrizal Zain mengatakan, sebagai tuan rumah Kota Payakumbuh mempunyai keterbasan. Namun dengan segala keterbatsan itu, Kota Payakumbuh tetap berusaha menjadi yang terbaik. Antusiasme masyarakat atas penyelenggaraan HKSN ini juga sangat tinggi dan positif. Bagaimanapun, HKSN juga menjadi ajang promosi bagi Kota Payakumbuh selain juga hiburan bagi warganya.

Bakhtaruddin I Sumbar

Sumber : Nusantara – Tabloid Forsas / Edisi 9 – Februari 2010

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: